Belum Bisa Atasi Rob dan Abrasi

Rencana Pembelian Lahan Pesisir 43 Ha

122

wachid-nurmiyanto-web

”Lahan pantai di kota ini dimiliki swasta. Sehingga rencana pembelian hanya satu titik tidak akan ada pengaruhnya. Kalau serius, seharusnya lahan pesisir pantai langsung dibeli semua.”

Wachid Nurmiyanto, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang

SEMARANG – Rencana Pemkot Semarang membeli lahan pesisir di wilayah Semarang Barat dan Tugu untuk penanaman mangrove sebagai sabuk pantai hijau dinilai belum maksimal. Pasalnya, pembelian lahan hanya seluas 43 hektare dan hanya pada satu titik.

”Lahan pantai di kota ini dimiliki swasta. Sehingga rencana pembelian hanya satu titik tidak akan ada pengaruhnya. Kalau serius, seharusnya lahan pesisir pantai langsung dibeli semua,” ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Wachid Nurmiyanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Dia mengatakan, luas lahan pesisir Kota Semarang sendiri mencapai 36,63 km atau sekitar 3.600 hektare. Menurutnya, dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, luas lahan pesisir yang terkena abrasi telah mencapai 300 hektare. Sehingga dengan pembelian yang hanya satu titik tersebut, dinilai nantinya tidak akan mampu menanggulangi abrasi, rob, dan banjir.