UNGARAN- Sebanyak 496 pasukan gabungan TNI, Polri dan Satpol PP serta instansi pendukung lainnya sudah siap jaga 24 jam untuk memastikan keamanan perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 di Kabupaten Semarang. Personel tersebut akan disiagakan di sejumlah gereja dan sejumlah titik rawan gangguan kejahatan dan kecelakaan lalu lintas.

Petugas yang siaga di masing-masing lokasi terutama di gereja akan mensterilkan gereja sebelum ada kegiatan misa. Petugas juga memeriksa seluruh kendaraan yang digunakan pengunjung termasuk memeriksa barang bawaan. Selain itu untuk tindak pencegahan, petugas akan rutin menggelar patroli di sejumlah titik rawan di Kabupaten Semarang. Termasuk mengoptimalkan enam posko pengamanan dan posko pelayanan yang mulai aktif Kamis (24/12) hari ini.

“Pengamanan Natal dan Tahun Baru akan dilakukan selama sepuluh hari sejak Kamis (24/12) hingga Sabtu (2/1). Total pasukan gabungan sekitar 496 personel. Seluruh personel dan peralatan pendukung saat ini sudah siap bertugas,” ungkap Wakapolres Semarang Kompol Sunarno, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2015 di halaman Mapolres Semarang, Rabu (23/12) kemarin.

Sementara itu Kabag Ops Polres Semarang Kompol Sulistyo menjelaskan, lima pos pengamanan (Pospam) antara lain Pospam Gereja Kristus Raja Ungaran, Pospam Gereja Giri Sonta Bergas, Pospam Gereja Jago Ambarawa, Pospam Gua Maria Kerep Ambarawa, dan Pospam Bandungan. Sedangkan Pos pelayanan (Posyan) berada di Kawasan Exit Tol Bawen Kabupaten Semarang. Maisng-masing pos ada petugas gabungan dari Dinas Kesehatan, TNI, Polri, Dishub, maupun Satpol PP. Baik Pospam dan Posyan aktif selama 24 jam.

“Ada 135 personel yang bertugas di pospam dan posyan. Diharapkan dapat meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu akan memudahkan dan mempercepat pelayanan dan penanganan jika terjadi gangguan. Sehingga selama Natal dan Tahun Baru masyarakat nyaman dan aman,” pungkasnya. (tyo/zal)