SEMARANG – DPRD Jateng menyayangkan masih belum rampungnya pembangunan jalan tol Semarang-Solo seksi III ruas Bawen-Salatiga. Dewan menuding pemprov lamban, sehingga persoalan pembebasan lahan berlarut-larut. Padahal, lahan yang belum dibebaskan adalah lahan kas desa atau bengkok.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono mengatakan, mestinya persoalan pembebasan lahan tidak menjadi penghambat. Kalau memang lahan yang belum dibebaskan bengkok justru lebih mudah. ”Kan sudah ada mekanismenya, tinggal dicarikan gantinya,” katanya.

Politisi Golkar ini berpendapat, mestinya Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemkab Semarang bisa langsung menyelesaikan permasalahan tersebut. Apalagi selama ini pembangunan selalu terhambat dengan masalah pembebasan lahan yang selalu ada masalah. ”Harus segera diselesaikan agar pembangunan fisik bisa segera dilakukan dan tidak terkesan ada pembiaran,” tambahnya.

Dewan bakal sepenuhnya mendukung dan siap membantu untuk penyelesaian pembebasan lahan tersebut. Tentunya ketika semua persyaratan terkait dengan peraturan serta perundang-undangan telah dipenuhi. ”Kami pasti akan membantu,” kata Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi di Semarang, Rabu (23/12).

Rukma menambahkan, persoalan pembebasan lahan berupa tanah kas desa di Kecamatan Bawen, bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Sesuai Undang-Undang No 6 tahun 2014 tentang Desa lahan bisa dibebaskan dengan diganti dengan tanah yang nilainya sama di tempat lain. ”Ini kan sudah ada aturan jelas, tidak harus lokasinya sama. Yang penting harus ada gantinya,” tambahnya.

Seperti diberitakan, pembangunan jalan tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,57 kilometer terkendala. Salah satunya beberapa titik tanah milik desa yang belum dibebaskan. PT TMJ menargetkan jalan tol Bawen-Salatiga sudah harus bisa dioperasikan mudik Lebaran 2016.

Pembangunan jalan tol Bawen-Salatiga dibagi menjadi beberapa paket pengerjaan. Yakni paket Bawen-Polosiri sepanjang 3,49 km, paket Polosiri-Sidorejo sepanjang 6,8 km, paket Sidorejo-Tengaran sepanjang 4,3 km, paket Sidorejo-Tengaran sepanjang 0,8 km, paket Sidorejo-Tengaran sepanjang 1,0 km, dan paket Sidorejo-Tengaran sepanjang 1,2 km.

Setelah pembangunan fisik jalan tol Bawen-Salatiga selesai maka akan dilanjutkan pembangunan jalan tol seksi IV untuk ruas Salatiga-Boyolali sepanjang 24,13 km dan seksi V untuk ruas Boyolali-Kartosuro sepanjang 72,64 km. (fth/zal/ce1)