27.402 UMK Dapatkan Izin Usaha

131

SEMARANG–Sebanyak 27.402 usaha mikro dan kecil telah mendapatkan izin usaha yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Dengan kemudahan pengurusan izin usaha tersebut, diharapkan sektor UMKM dapat tumbuh lebih pesat.

“Adanya izin usaha mikro kecil ini, maka para pedagang akan lebih mudah dalam mengakses permodalan untuk pengembangan usaha mereka,” kata Kepala Bidang UMKM, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Sondhi Purwanto, Rabu (23/12) kemarin.

Selain itu, dengan adanya izin tersebut akan memberikan jaminan kepastian dan perlindungan di lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Demikian juga mempermudah instansi pendamping untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh usaha kecil tersebut. “Jika nantinya ada kebutuhan alat atau masalah pemasaran, bisa dibantu oleh instansi terkait,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota berupaya untuk tidak mempersulit pemberian perizinan sesuai aturan yang ditentukan. Dengan harapan, bisa mendorong pertumbuhan UMKM. Hasilnya, hingga kini sudah ada 21 kabupaten/kota yang mengeluarkan peraturan untuk kemudahan izin. Sisanya, tahun depan sudah ada aturannya. Kemudian sepanjang tahun 2015 sudah ada 27.402 usaha mikro dan kecil yang mendapat izin dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Kebumen yang mencapai 8.954 buah.

Namun demikian, ia mengakui saat ini masih banyak usaha kecil yang belum memiliki izin usaha, sehingga pemerintah kesulitan dalam melakukan pendataan jumlah usaha kecil di wilayah ini. Untuk itu, pemerintah meminta agar para pedagang segera mengurus izin usaha tersebut.

Ia menambahkan, dengan penerbitan izin usaha mikro kecil (IUMK) terbanyak, maka Jawa Tengah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Penghargaan tersebut telah diserahkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM), Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi dalam Rapat Koordinasi Nasional bidang KUMKM di Hotel Mercure, Senin (21/12) lalu. (dna/ida)

Silakan beri komentar.