KERJASAMA BPJS- Pejabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko dan dr. Maya Amiarny Rusady menunjukan nota kerjasama BPJS Kesehatan dengan Pemkab Semarang terkait pendaftaran warga tidak mampu. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
KERJASAMA BPJS- Pejabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko dan dr. Maya Amiarny Rusady menunjukan nota kerjasama BPJS Kesehatan dengan Pemkab Semarang terkait pendaftaran warga tidak mampu. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN- Pemerintah Kabupaten Semarang di tahun 2016 ini mendaftarkan 29.485 warga kurang mampu menjadi peserta BPJS kesehatan. Sehingga warga yang dulunya terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan daerah (jamkesda) itu akan mendapatkan manfaat jaminan kesehatan nasional sama dengan peserta BPJS kesehatan mandiri.

“Saya berharap Puskesmas dan badan layanan kesehatan lainya dapat melayani dengan baik para pemegang kartu BPJS itu,” kata Penjabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko usai penandatanganan kesepakatan bersamaantara BPJS Kesehatan Divisi Regional (Divre) VI Jateng-DIY dengan Pemerintah Kabupaten Semarang di Gedung Dharma Satya Lantai II Kompleks Setda di Ungaran, kemarin.

Penandatangan kesepakatan kerjasama tentang penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi penerima bantuan iuran yang didaftarkan Pemkab Semarang itu dilakukan oleh Penjabat Bupati Semarang dan Kepala BPJS Kesehatan Divre VI Jateng- DIY dr Maya Amiarny Rusady, MKes. Ikut menyaksikan acara itu Sekda GunawanWibisono, parapimpinan SKPD dan undanganlainnya.