TUNTUT HAK : Ratusan karyawan membakar ban dan membentangkan tuntutan sebagai aksi, lantaran gaji selama empat bulan belum dibayarkan. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUNTUT HAK : Ratusan karyawan membakar ban dan membentangkan tuntutan sebagai aksi, lantaran gaji selama empat bulan belum dibayarkan. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Empat bulan belum terima bayaran, ratusan karyawan PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring, Kendal, menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (22/12) siang. Dalam aksi diwarnai bakar ban bekas.

Para karyawan juga membentangkan spanduk berisi tulisan yang ditujukan kepada Dirut perusahaan untuk memenehi hak dari karyawan. Karena tak digubris oleh pihak direksi, perwakilan karyawan pun mengadu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kendal. Ditemui Sekretaris Disnakertrans, Mashuri, para karyawan minta bantuan mediasi dengan pihak perusahaan yang saat itu diwakilkan oleh Manohara.

Untuk meredam emosi para karyawan, Kapolres Kendal, AKBP Widi Atmoko, Dandim 0715. Kendal Letkol Pieter, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono, pun menemui perawakilan karyawan. “Kami terpaksa menjual barang yang kami punya untuk memenuhi kebutuhan, bahkan motor kreditan kami ada yang sudah ditarik oleh pihak dealer karena telat bayar angsuran,” kata Sugeng perwakilan karyawan PT IGN.