HUNTING FOTO: Sejumlah komunitas fotografi di Semarang hunting foto model yang berpose di mobil antik, di kompleks Maerokoco Semarang, kemarin (20/12). (NURCHAMIM/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
HUNTING FOTO: Sejumlah komunitas fotografi di Semarang hunting foto model yang berpose di mobil antik, di kompleks Maerokoco Semarang, kemarin (20/12). (NURCHAMIM/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Malam Minggon Maerakaca (M2M) menyedot perhatian warga Kota Semarang khususnya kawula muda. Sejak sore hari, sejumlah pengunjung tampak asyik berfoto-foto di sejumlah anjungan.

Direktur PT PRPP Jawa Tengah Titah Listyorini menuturkan, Taman Miniaturnya Jawa Tengah atau biasa disebut Puri Maerakaca ini kurang dilirik sebagai salah satu destinasi wisata atau saat di akhir pekan. Oleh karena itulah, pihak manajemen PT PRPP membuat event M2M.

”Jadi acara ini kami tujukan untuk anak muda atau siapa pun yang berminat untuk menghabiskan malam minggunya. Pangsa pasar kami memang pelajar. Saat ini peningkatannya sudah mencapai 100 persen dibanding tahun 2014,” ujarnya.

Titah menambahkan, ada beberapa performance yang tampil di panggung M2M. Antara lain penampilan musik Jazz Ngisoringin, Stand Up Indo Semarang, Lopen Semarang, dan Komunitas Fotografer Semarang. Dengan tiket seharga Rp 10 ribu, pengunjung bisa hadir mulai pukul 16.00 sampai 22.00. ”Sarana dan prasana juga sudah kita benahi. Kami berikhtiar ingin mengembalikan kejayaan Maerakaca sebagai tempat wisata khususnya di Kota Semarang, dan Jawa Tengah pada umumnya,” imbuhnya.

Sementara itu, tim Kreatif M2M, Adam Muda menjelaskan, banyak pesona di Maerakaca yang sebenarnya bisa dioptimalkan jika ingin menjadikan sebagai tempat wisata untuk anak muda. Setidaknya, di Maerakaca terdapat rumah adat dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang bisa menjadi wahana wisata edukasi. ”Dalam M2M harus bisa jadi daya tarik yang berbeda dan lebih. Ada wisata anjungan dan airnya, ada belanja, kuliner, edukasi, dan hiburan musik. Jadi pengunjung pulang bisa mendapatkan sesuatu dibanding tempat lain,” tandasnya. (dit/zal/ce1)