Asal Bayar, Dapat Ijazah

Efektifkah, Larangan Kuliah Jarak Jauh?

190

GURU GRAFIS FTO A

Perkuliahan menggunakan sistem jarak jauh atau yang sering disebut sebagai kuliah jarak jauh, sudah dilarang oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Namun masih banyak perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang melakukannya.

FENOMENA perguruan tinggi swasta (PTS) membuka cabang di daerah, masih marak, meski ada larangan. Bahkan, sejumlah kampus swasta melakukan jemput bola dengan membuka pendaftaran dan melakukan kegiatan perkuliahan di daerah yang tersebar baik di lingkup kabupaten hingga di tingkat kecamatan.

Sasaran utamanya adalah para guru SD, MI dan TK, di kampung-kampung yang belum memiliki ijazah S1. Proses perkuliahan terkesan formalitas dan yang penting membayar dan lulus dapat ijazah S1.

Seorang sumber yang berhasil diwawancarai oleh Jawa Pos Radar Semarang, berinisial STA, 45, adalah salah satu guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan. Dikatakannya, hingga saat ini masih banyak kampus yang memiliki pusat di Kota Semarang yang membuka cabang di daerah.