32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

KONI Harus Kelola Anggaran Sendiri

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

KENDAL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal dianggap belum mampu mengelola anggaran pembinaan secara mandiri. Hingga tahun ini saja, masih belum dipercaya mengelola anggaran dari APBD. Kucuran dana tersebut masih diberikan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.

Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, mengatakan, proyeksi tahun 217 mendatang, KONI Kabupaten Kendal harus bisa mengelola anggaran sesuai dengan Undang-Undang yang ada, tujuannya agar anggaran yang diberikan bisa terfokus untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga. “Dewan merekomendasikan kepada Pemkab Kendal terkait APBD, supaya mulai 2017, KONI Kendal bisa mengelola sendiri anggaran untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga,” katanya usai Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Kendal di Aula Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Minggu (20/12) kemarin.

Menurutnya, pengurus KONI Kabupaten Kendal, mulai tahun ini harus belajar mengelola anggaran dengan baik dan benar. Dirinya juga meminta kepada pengurus KONI Kabupaten Kendal untuk mempersiapkan sarana dan prasarana dalam mengelola ataupun meningkatkan prestasi Kendal di bidang olahraga. “Tahun depan anggaran untuk KONI masih melalui Dinpora, besarannya saya lupa. Namun dana yang dikucurkan, harus sesuai dengan kebutuhan yang ada. Tahun ini pengurus KONI juga harus mulai belar,” jelasnya.

Pembibitan ataupun prestasi atlet Kendal, lanjut Prapto, harus menjadi tanggungjawab semua pihak. Dirinya pun menyayangkan banyaknya perusahaan yang ada di Kendal, program corporate social responsibility (CSR), belum menyentuh bidang olahraga.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kendal, Supriyadi, sangat mengapresiasi usulan dari Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, agar KONI bisa mengelola anggaran sendiri dan tidak tergantung dari dinas terkait. “Tentu sangat mengapresiasi, apalagi dipastikan pembinaan altlet akan lebih baik dan berjalan dengan lancar,” akunya.

Menurutnya, tahun 2016 KONI mulai melakukan penjaringan atlet yang berprestasi. Selain itu KONI juga akan membahas adanya cabang olahraga baru. “Tiga cabang olahraga yakni panah, yudo, dan bola tangan, akan dibahas apakah layak dan bisa dilakukan di Kendal. Selain itu, KONI juga menargetkan di Porprov 2018, Kendal bisa masuk 14 besar,” pungkasnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Pemkot Diminta Antisipasi Pedagang Gelap

SEMARANG - Kalangan DPRD Kota Semarang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengantisipasi masuknya pedagang gelap dalam proses pemindahan pedagang Pasar Johar ke tempat relokasi...

Syukuri Melimpahnya Air, Warga Kandri Nyadran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Sebagai ungkapan syukur atas limpahan air, warga di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang menggelar ritual Nyadran Kali di Sendang Gede,...

Janji Tertibkan 120 Unit

DEMAK - Jalur lingkar selatan Kota Demak, dikepung warung atau gubuk liar. Berdasarkan data yang ada, jika dihitung dari arah pertigaan atau...

Jalur Dua Desa Terancam Putus

KLATEN–Jalur penghubung Desa Tegalmmulyo dan Desa Sidorejo di Kecamatan Kemalang terancam putus. Badan jalan yang berada di Dusun Pajegan, Desa Tegalmulyo longsor. Kondisi ini...

More Articles Like This

- Advertisement -