Tim Riswadi-Nurbalistik Ajukan Gugatan ke MK

193
MENGGUGAT : Pengacara dan Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik saat menunjukkan materi gugatan ke MK, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGGUGAT : Pengacara dan Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik saat menunjukkan materi gugatan ke MK, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Sehari setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor dua Asif Kholbihi dan Arini Harimurti sebagai pemenang dalam Pilkada 2015, Jumat (18/12) kemarin, berujung adanya gugatan. Yakni, Tim Kampanye Paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor satu, Riswadi-Nurbalistik, yang menunjuk pengacara Sidem Teguh Rahajo dan saksi Saeful Hadi, memastikan diri akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, dalam satu dua hari ke depan.

Perlu diketahui perolehan suara pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor dua Asif Kholbihi dan Arini Harimurti sebesar suara 250.523 suara. Jumlah tersebut unggul tipis dari perolehan suara paslon nomor satu sebanyak 247.553 suara atau hanya selisih 2970 suara (bukan 3030 suara, seperti pemberitaan sebelumnya).

Saksi dari Paslon Riswadi-Nurbalistik, Saeful Hadi yang mengikuti rapat pleno terbuka penghitungan suara tingkat Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan Pilkada 9 Desember lalu, banyak ditemukan pelanggaran yang merugikan paslon nomor satu.