MENGOLAH JAMBU: Sejumlah warga Desa Pakisan sedang mempraktikan membuat dodol dengan bahan dasar jambu getas merah. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGOLAH JAMBU: Sejumlah warga Desa Pakisan sedang mempraktikan membuat dodol dengan bahan dasar jambu getas merah. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL- Jambu getas merah yang hanya ada di Kendal memiliki potensi yang cukup besar. Selain dijual untuk kualitas ekspor, jenis jambu biji yang banyak tumbuh di Kecamatan Patean, Kendal ini ternyata bisa digunakan sebagai bahan dasar untuk diolah menjadi makanan kudapan seperti dodol, kerupuk hingga sirup. Besarnya potensi tersebut coba diangkat PT Pertamina agar buah jambu getas merah bisa memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Konsultan PT Pertamina dari PT Karakter Indonesia Mulia, Agus Siswanto, mengatakan, jika jambu getas merah punya potensi yang besar untuk bersaing di kancah nasional maupun internasional. Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dari Pertamina, masyarakat diajari untuk membuat olahan makanan dari jambu jenis getas merah.

“Kalau hanya dijual sebagai buah, nilai ekonomisnya sangat kecil. Dengan program kemitraan ini, Pertamina mencoba mengangkat potensi dengan memberikan sosialisasi kepada warga untuk mengolah jambu getas merah,” katanya saat ditemui di Desa Pakisan, Kecamatan Patean, kemarin.