Unjukrasa Tolak Pleno KPU Nyaris Ricuh

162
AKSI DEMO : Ratusan para pedukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Waki Bupati Kabupaten Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik melakukan unjuk rasa menolak hasil rapat pleno terbuka penghitungan suara di KPU Kabupaten Pekalongan, Kamis (17/12) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKSI DEMO : Ratusan para pedukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Waki Bupati Kabupaten Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik melakukan unjuk rasa menolak hasil rapat pleno terbuka penghitungan suara di KPU Kabupaten Pekalongan, Kamis (17/12) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Aksi unjuk rasa ratusan pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik, di Jalan Madurejo yang berjarak 50 meter dari halaman Kantor KPU Kabupaten Pekalongan, Kamis (17/12) kemarin, nyaris ricuh.

Pasalnya, para relawan tersebut dilarang melakukan orasi di halaman Kantor KPU Kabupaten Pekalongan yang dinilai oleh pihak keamanan menganggu jalannya rapat pleno terbuka penghitungan suara tingkat Kabupaten Pekalongan. Akibatnya, aksi saling dorong dan caci maki yang dilontarkan para relawan, tak terelakkan.

Melihat situasi yang tidak kondusif tersebut, pihak keamanan langsung membuat empat lapisan pengamanan. Dari 740 personel keamanan yang disiapkan, 400-an personel diturunkan. Mereka terdiri atas personel Polres Pekalongan dan Kodim 710 Pekalongan.