KENDAL- Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal dalam Pilkada 9 Desember lalu digelar di Kantor KPUD Kendal, Kamis (17/12) kemarin. Hasil rekapitulasi menempatkan pasangan calon nomor urut 2, Mirna Annisa – Masrur Masykur (Manis Bersyukur) unggul dengan memperoleh 289.970 suara dari suara sah sebanyak 466.957 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 1, Widya Kandi Susanti – Moh Hilmi (Wali) hanya memperoleh 176.087 suara. Manis Bersyukur unggul di seluruh kecamatan di Kabupaten Kendal, yang terdiri atas 20 kecamatan.

Penandatanganan hasil rekapitulasi dilakukan oleh Ketua KPUD Kendal, Wahidin Said, beserta anggota KPUD lainnya, serta saksi pasangan nomor urut 2, Ain Jazuli (Gerindra) dan Sutono Gimsoe (PAN). Sedangkan saksi dari pasangan Wali menolak tanda tangan. “Sebelumnya saya telah sampaikan alasan saya tidak mau tanda tangan. Di sini saya hanya menjalankan tugas yang diberikan,” kata Intan Mayasari, saksi nomor urut 1 dari PDIP.

Ditanya wartawan kenapa menolak tanda tangan? Intan hanya diam dan besikukuh menjalankan tugas dan amanat yang diberikan. ” Tugas saya hanya menyaksikan saja, ” kilahnya.

Pihak KPUD Kendal sendiri memberikan waktu tiga hari bagi pasangan calon untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pemungutan suara yang dilakukan KPUD. “Selama tiga hari ke depan, bagi pasangan calon yang tidak puas bisa mengajukan gugatan ke MK,” kata Wahidin Said.

Jika selama tiga hari tidak ada gugatan, maka pihak KPUD akan menetapkan pemenang Pilkada pada Selasa (22/12) pekan depan. Setelah itu, hasil penetapan pemenang akan diserahkan ke Pemkab Kendal untuk diproses ke Kementerian Dalam Negeri. “Gugatan terhitung dari Kamis (17/12) hari ini hingga Sabtu (19/12) besok,” jelasnya.

Terkait tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada lalu yang relatif rendah, pihak KPUD mengaku sudah maksimal untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kendal. Diketahui target partisipasi dalam Pilkada lalu sebesar 77,5 persen, namun ternyata hanya tercapai sekitar 67 persen. (den/aro)