PLN Pasok Listrik 20 Ribu MW

Sokong Industri di Jawa Tengah

269
PERKUAT SISTEM: Tumbuhnya industri di Jateng mengharuskan PLN menambah kapasitas listrik di Jawa Tengah. Untuk itu PT PLN akan menambah penyediaan listrik sebesar 20 ribu Megawatt (MW) dan akan membangun transmisi 14 ribu kms. (Adityo Dwi R/Jawa Pos Radar Semarang)
PERKUAT SISTEM: Tumbuhnya industri di Jateng mengharuskan PLN menambah kapasitas listrik di Jawa Tengah. Untuk itu PT PLN akan menambah penyediaan listrik sebesar 20 ribu Megawatt (MW) dan akan membangun transmisi 14 ribu kms. (Adityo Dwi R/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Jawa-Bali akan menambah penyediaan listrik sebesar 20 ribu Megawatt (MW) dan akan membangun transmisi 14 ribu kms di Jawa Tengah dalam lima tahun ke depan. Penambahan ini guna memperkuat sistem kelistrikan se-Jawa Bali serta menyokong kemajuan industri khususnya di Jawa Tengah.

Manajer Transmisi Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (P3B) Jawa Bali, Sumaryadi mengatakan, kebutuhan listrik di Jawa Tengah tiap bulannya naik sekitar 3 persen, dengan beban puncak sekitar 4 ribu MW. “Kebutuhan ini sebetulnya sudah bisa dipenuhi dari Jawa Tengah sendiri, tapi perlu diingat sistem kita interkoneksi Jawa Bali. Maka sebagian Jawa Tengah memberikan ke Jawa bagian barat,” jelasnya, kemarin (17/12).

Padahal, lanjutnya, ke depan diperkirakan akan terjadi relokasi industri dari Jakarta dan sekitarnya ke Jawa Tengah. Artinya, kebutuhan listrik di wilayah tersebut akan bertambah. Oleh karena itu, pihaknya mengantisipasi dengan penambahan ketersediaan listrik juga transmisi. “Dalam lima tahun ke depan ini kita akan bangun pembangkit di sejumlah tempat di Jawa, tersebar baik di bagian Barat maupun Tengah, karena selama ini bagian barat banyak disuplai dari Jawa bagian timur. Persebaran pembangkit ini guna mengurangi penyusutan energi,” tandas Sumaryadi.