KETAT: Salah satu pertarungan di nomor kyorugi ajang Diponegoro Taekwondo Cup 2015 kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KETAT: Salah satu pertarungan di nomor kyorugi ajang Diponegoro Taekwondo Cup 2015 kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KETAT: Salah satu pertarungan di nomor kyorugi ajang Diponegoro Taekwondo Cup 2015 kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KETAT: Salah satu pertarungan di nomor kyorugi ajang Diponegoro Taekwondo Cup 2015 kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim Dojang WTC Semarang mampu tampil optimal di Diponegoro Taekwondo Cup 2015 yang berlangsung di Auditorium Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Minggu (13/12) kemarin.

Taj tanggung-tanggung WTC sukses menyabet dua juara umum sekaligus dengan tim yang dipecah, yaitu WTC A berhasil menjadi juara umum dan WTC B di tempat kedua. Sementara juara umum ketiga dihuni Dojang Pandhawa.

Dalam kompetisi yang mempertandingkan antar dojang di Semarang itu, tim WTC memang sudah unggul dari jumlah atletnya. Dojang ini mengisi 85 atlet dari total peserta 385 atlet,“Jumlah taekwondoin WTC memang paling banyak,” tutur ketua panitia Givari Musa Hidayah.

Dari 385 peserta, 125 terjun di nomor pomsae, dan 260 di nomor kyorugi. Givari menjelaskan, Diponegoro Taekwondo Cup yang ini mempertandingkan dua kategori, pelajar dan mahasiswa. Selain untuk menambah jam terbang bibit-bibit taekwondoin, kompetisi ini juga mewadahi para taekwondoin yang sudah menginjak usia mahasiswa.