SIGAP: Petugas keamanan Pelabuhan Tanjung Emas melakukan latihan bersama berupa penyelamatan korban kecelakaan laut dan penangkapan pengganggu keamanan pelabuhan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIGAP: Petugas keamanan Pelabuhan Tanjung Emas melakukan latihan bersama berupa penyelamatan korban kecelakaan laut dan penangkapan pengganggu keamanan pelabuhan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIGAP: Petugas keamanan Pelabuhan Tanjung Emas melakukan latihan bersama berupa penyelamatan korban kecelakaan laut dan penangkapan pengganggu keamanan pelabuhan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIGAP: Petugas keamanan Pelabuhan Tanjung Emas melakukan latihan bersama berupa penyelamatan korban kecelakaan laut dan penangkapan pengganggu keamanan pelabuhan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TANJUNG MAS – Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan Pelabuhan Tanjung Emas telah sesuai dengan International Ship and Port Facility Security (ISPS). Meski telah sesuai standar, objek vital tersebut terus melakukan pelatihan terhadap petugasnya.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang Marwansyah menjelaskan, Pelabuhan Tanjung Emas merupakan salah satu objek vital di Kota Semarang dan Jawa Tengah. Selain itu, pelabuhan juga terdapat tujuh objek penting yang terkoneksi dengan dunia internasional.

”Pengamanan di tempat ini khususnya di tujuh fasilitas tersebut beda. Butuh pengamanan yang kuat agar kondusivitas terjaga. Dengan demikian, roda perekonomian berjalan dengan baik,” jelasnya di sela-sela Latihan Bersama Pengamanan Pelabuhan di Port Samudra 1 Tanjung Emas, Senin (14/12).