Peninggian Jalan, Ratusan Rumah Tergenang Banjir

318
BANJIR : Ratusan rumah di Desa Jeruksari, Mulyorejo dan Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, tergenang banjir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANJIR : Ratusan rumah di Desa Jeruksari, Mulyorejo dan Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, tergenang banjir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANJIR : Ratusan rumah di Desa Jeruksari, Mulyorejo dan Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, tergenang banjir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANJIR : Ratusan rumah di Desa Jeruksari, Mulyorejo dan Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, tergenang banjir. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Lantaran hujan deras yang turun hampir setiap hari pada musim penghujan kali ini, ratusan rumah di wilayah utara Kabupaten Pekalongan, tergenang banjir. Di antaranya, rumah warga Desa Mulyorejo, Desa Jeruksari, Desa Tegaldowo dan Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto.

Semula mereka sudah menjadi langganan banjir karena air laut pasang atau rob. Sekarang diperparah dengan adanya peninggian jalan berupa pavingisasi yang ada di sepanjang jalan Desa Jeruksari hingga Desa Mulyorejo. Air hujan yang semula mengalir ke saluran rumah tangga, sekarang justru mengalir ke rumah warga.

Wahidi, 55, warga Desa Jeruksari, RT 03 RT 01, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Senin (14/12) kemarin, mengungkapkan bahwa banjir sudah menggenangi tempat tinggal dan ratusan rumah tetangganya sekitar satu bulan lalu. “Desa Jeruksari, sudah menjadi langganan banjir setiap tahunny. Namun khusus tahun ini, banjir semakin membesar karena adanya peninggian dan pavingisasi jalan,” ungkap Wahidi.