Nasib KSP Intidana Diputuskan Kamis Lusa

185
SAVE INTIDANA: Ratusan pengunjung memadati ruang sidang PKPU Tetap KSP Intidana di PN Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAVE INTIDANA: Ratusan pengunjung memadati ruang sidang PKPU Tetap KSP Intidana di PN Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KRAPYAK – Sidang perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Tetap yang menimpa Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana terhadap 120 ribu anggotanya selaku pemohon (kreditur) senilai Rp 930 miliar akan ditentukan Kamis (17/12) lusa. Majelis hakim pemutus bisa menerima maka akan disahkan (homologasi) perdamaian, atau majelis menolak maka akan dipailitkan.

Selama persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Senin (14/12) kemarin, sempat ada 9 orang membentangkan spanduk bertuliskan: Kembalikan KSP Intidana kepada Keluarga Besar Anggota ID sesuai UU 25 Tahun 1992; KSP Intidana Hanya Dari Oleh dan untuk Anggota; Koperasi atau Perseroan Terbatas. Selain itu, ada 3 poster yang dipajang. Aksi tersebut cuma berlangsung 5 menit tanpa ada orasi. Setelah itu, spanduk dipasang di tiang salah satu gedung pengadilan.

Sedangkan di dalam ruang sidang, puluhan pengunjung yang tak lain anggota KSP Intidana secara kompak mengenakan kain warna merah putih yang diikatkan di kepala dan lengan bertuliskan ”Save Intidana. Sebelum sidang dimulai, seorang anggota tiba-tiba berdiri di depan ruang sidang yang dipenuhi ratusan pengunjung. Orang itu langsung meminta pengunjung sidang tetap tertib selama persidangan berlangsung. Ia juga meminta mengikatkan kain tersebut sebagai bentuk dukungan agar KSP Intidana tidak pailit.