WARISAN NENEK MOYANG: Tamu Hotel Ciputra melihat bahan dasar jamu yang ditata menarik. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WARISAN NENEK MOYANG: Tamu Hotel Ciputra melihat bahan dasar jamu yang ditata menarik. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WARISAN NENEK MOYANG: Tamu Hotel Ciputra melihat bahan dasar jamu yang ditata menarik. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WARISAN NENEK MOYANG: Tamu Hotel Ciputra melihat bahan dasar jamu yang ditata menarik. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Memeriahkan hari ulang tahun ke 20, Hotel Ciputra Semarang (HCS) menggelar The Java Heritage, Kamis (10/12) pagi kemarin. Hotel yang berada di bilangan Simpang Lima Semarang ini menggandeng Jamu Jeng Ratu dan PT Sido Muncul untuk mengajak para tamu meminum jamu.

Public Relations Executive Ocky Devarismha menuturkan, The Java Heritage merupakan gelaran rutin tahunan sejak HCS menginjak tahun ke 9. “Tahun ini, kami sengaja memilih tema jamu sebagai usaha melestarikan minuman tradisional Jawa,” tuturnya.

Dikatakan Oky, jamu merupakan minuman herbal tradisional warisan budaya yang telah diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi yang punya khasiat untuk kesehatan. Sebagian besar masyarakat mengkonsumsi jamu karena dipercaya memberikan andil yang cukup besar terhadap kesehatan baik untuk pencegahan maupun pengobatan.

Pagi itu, lobi hotel pun disulap untuk pameran jamu yang rencananya akan digelar hingga 15 Desember mendatang. Siapa pun boleh melihat langsung dan menikmati sajian jamu pada acara tersebut. Sebelum acara pembukaan pameran, disajikan pula nasi tumpeng raksasa untuk simbolis dipotong oleh General Manager HCS, Ida Bagus Ardana. Tumpeng sendiri bermakna dalam tradisi Jawa yaitu Yen Metu Kudu Sing Mempeng (Bila Keluar Harus Dengan Sungguh-sungguh). “Dengan makna itu, HCS diharapkan bisa selalu bersungguh-sungguh dalam bekerja dan melayani para tamu yang menginap,” tegasnya. (amh/smu)