BELUM PENUH : Sejumlah los Pasar Kendal masih terlihat kosong, karena belum semua pedagang pindah ke dalam pasar. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM PENUH : Sejumlah los Pasar Kendal masih terlihat kosong, karena belum semua pedagang pindah ke dalam pasar. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM PENUH : Sejumlah los Pasar Kendal masih terlihat kosong, karena belum semua pedagang pindah ke dalam pasar. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM PENUH : Sejumlah los Pasar Kendal masih terlihat kosong, karena belum semua pedagang pindah ke dalam pasar. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL-Belum semua pedagang pindah menempati los Pasar Kendal yang telah selesai dibangun. Sebagian pedagang masih nekat berjualan di Sub Terminal Pasar Kendal yang lahannya milik Dinas Perhubungan. Alasannya, masih terkendala biaya pembangunan kios, kendati telah di-deadline agar pindah ke Pasar Batang 15 Desember besok.

Seperti diketahui, Pasar Kendal baru saja ditinggikan dengan anggaran Rp 1,7 miliar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mulai Agustus lalu hingga 4 Desember lalu. Selama proses peninggian tersebut, ratusan pedagang direlokasi ke Sub Terminal Pasar Kendal.

“Memang saat dibangun, mereka ditempatkan di terminal. Saya berharap, pedagang bisa cepat masuk ke dalam pasar,” kata Kepala UPTD Pasar Kendal, Setiyono, kemarin.