RUSAK PARAH : Jalan sepanjang 500 meter menuju TPI Wonokerto semakin rusak dan memakan banyak korban berjatuhan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH : Jalan sepanjang 500 meter menuju TPI Wonokerto semakin rusak dan memakan banyak korban berjatuhan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH : Jalan sepanjang 500 meter menuju TPI Wonokerto semakin rusak dan memakan banyak korban berjatuhan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH : Jalan sepanjang 500 meter menuju TPI Wonokerto semakin rusak dan memakan banyak korban berjatuhan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Jalan raya Desa/Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto, sudah dua tahun terakhir rusak parah. Akibatnya, para pedagang ikan kini enggan membeli ikan di TPI tersebut dan memilih TPI di Desa Api-Api. Sedangkan nelayan lebih memilih membongkar muatan di TPI Jambean yang ada di Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto.

Kerusakan jalan sepanjang 500 meter tersebut, akibat terlalu sering dilalui truk bermuatan hasil Galian C. Akibatnya jalan berlubang sedalam 20-30 sentimeter. Kondisi tersebut diperparah dengan intensitas hujan saat ini dan banjir rob yang menggenangi jalan.

“Karena rusaknya jalan menuju lokasi TPI Desa Wonokerto mengakibatkan para pengunjung dan pedagang enggan masuk ke TPI,” kata Pengelola TPI Wonokerto, Jaelani.