Lama Terendam Rob, Rumah Mu’minin Ambruk

161
AMBRUK : Lantaran terlalu lama terendam air rob dan diterjang hujan deras beserta angin kencang, rumah Mu'minin, warga Pabean Lor, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan ambruk, Minggu (13/12) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMBRUK : Lantaran terlalu lama terendam air rob dan diterjang hujan deras beserta angin kencang, rumah Mu'minin, warga Pabean Lor, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan ambruk, Minggu (13/12) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMBRUK : Lantaran terlalu lama terendam air rob dan diterjang hujan deras beserta angin kencang, rumah Mu'minin, warga Pabean Lor, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan ambruk, Minggu (13/12) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMBRUK : Lantaran terlalu lama terendam air rob dan diterjang hujan deras beserta angin kencang, rumah Mu’minin, warga Pabean Lor, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan ambruk, Minggu (13/12) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Lantaran terlalu lama terendam air rob, rumah Mu’minin, warga Pabean Lor, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan rapuh sehingga ambruk total tak bersisa, Minggu (13/12) kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut Mu’minin, sekira pukul 04.00 pagi dirinya terbangun karena mendengar ada barang jatuh ke dalam air. “Saya mendengar dengan suara jebyur-jebyur. Saya kemudian bangun dari tidur dan saya melihat ternyata tembok sebelah kanan rumah ambrol. Batu batanya jatuh ke dalam genangan di samping rumah,” ucapnya.

Karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan, dirinya membangunkan istri dan kedua anaknya untuk keluar rumah. Seperti yang diperkirakan, tembok rumahnya ambrol sedikit demi sedikit. Lantas, menjelang pagi penyangga depan atau teras ikut ambruk. Dilanjutkan gunungan depan atau teras ambruk, sehingga total seluruh rumahnya ambruk. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya saja, sepeda dan tiga buah sepeda motor saya tertimbun reruntuhan,” sesalnya.