Ciptakan Green Belt Waduk, Tanam 3.010 Pohon

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

PENGHIJAUAN: Pj Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto secara simbolis menanam pohon di kawasan Waduk Jatibarang, kemarin. (Humas for Jawa Pos Rase)
PENGHIJAUAN: Pj Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto secara simbolis menanam pohon di kawasan Waduk Jatibarang, kemarin. (Humas for Jawa Pos Rase)

SEMARANG – Pemkot Semarang menggelar Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tingkat Kota Semarang yang dilaksanakan di Waduk Jatibarang, Kecamatan Gunungpati, Jumat (11/12). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota Tavip Supriyanto ini diikuti kurang lebih 600 peserta yang terdiri atas TNI, Polri, PNS, PKK, petani, serta organisasi masyarakat.

Ketua panitia HMPI, Rusdiana, mengatakan, sebanyak 3.010 tanaman yang terdiri atas 1.750 tanaman kayu dan 1.760 tanaman bambu ditanam secara serentak di lahan seluas 13.5 hektare, bersama dengan warga masyarakat.

Dengan mengangkat tema ”Ayo Kerja Tanam dan Pelihara untuk Hidup yang Lebih Baik” kegiatan ini diharapkan mampu ikut menghijaukan kawasan waduk Jatibarang sekaligus berfungsi sebagai green belt waduk.

Dalam peringatan hari menanam ini, lanjutnya, sejumlah lokasi sasaran menanam yang ditetapkan di antaranya lahan-lahan kritis, tanah telantar, kawasan rawan bencana dan kawasan perlindungan sekitar waduk dan sungai. ”Berdasar data luas hutan rakyat di Kota Semarang pada tahun 2014 adalah 8.631 hektare dengan didominasi pohon jati, sengon, dan mahoni yang dimanfaatkan oleh penduduk untuk pertanian tumpang sari,” ungkap Rusdiana.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

Orari Bentuk Pengurus Baru

MUNGKID - Orari lokal Borobudur membentuk kepengurusan baru dalam acara musyawarah lokal yang diadakan belum lama ini (19/1). Kegiatan yang diadakan di rumah...

Jemaat Gereja FKUK Pilih Sibagus

SEMARANG-Meski masa kampanye tinggal sekitar dua mingguan lagi, dukungan terhadap pasangan Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) terus bertambah. Kali ini, dari ribuan jemaat dari gereja...

Ajak Mahasiswa Kembangkan Potensi Diri

RADARSEMARANG.COM - Pak Olan, nama sapaan dari Kastolani ini cukup populer di kalangan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Mulai dari office boy,...

Pentingnya Pendidikan Seksualitas Multidisiplin

Oleh : Heri Kristantoro AKHIR-akhir ini banyak diberitakan di media massa adanya kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur yang pelakunya juga anak di...

More Articles Like This

- Advertisement -