Kejari Bagi Stiker, FPPI Tuntut Nasionalisasi Aset

189
TURUN JALAN : Sejumlah pemuda yang tergabung dalam FPPI Kota Salatiga menuntut nasionalisasi aset perusahaan asing di depan pintu gerbang Polres Salatiga, Kamis (10/12) kemarin. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TURUN JALAN : Sejumlah pemuda yang tergabung dalam FPPI Kota Salatiga menuntut nasionalisasi aset perusahaan asing di depan pintu gerbang Polres Salatiga, Kamis (10/12) kemarin. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TURUN JALAN : Sejumlah pemuda yang tergabung dalam FPPI Kota Salatiga menuntut nasionalisasi aset perusahaan asing di depan pintu gerbang Polres Salatiga, Kamis (10/12) kemarin. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TURUN JALAN : Sejumlah pemuda yang tergabung dalam FPPI Kota Salatiga menuntut nasionalisasi aset perusahaan asing di depan pintu gerbang Polres Salatiga, Kamis (10/12) kemarin. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA–Sebanyak 500 lembar bertuliskan Basmi Korupsi dibagikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga kepada para pengguna jalan di wilayah Kota Salatiga, Kamis siang (10/12) kemarin. Itu sebagai bentuk pengenalan bahaya korupsi dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi tahun 2015.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Salatiga, Suwanda SH menjelaskan bahwa langkahnya membagikan dan menempelkan stiker ini untuk memberikan pembelajaran dan pendidikan kepada masyarakat tentang kejahatan korupsi serta bagaimana mencegahnya.

“Langkah pencegahan korupsi itu dapat dilakukan dimana dan kapan saja. Dengan momentum peringatan hari anti korupsi ini adalah saat yang tepat untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, khususnya tentang bahaya korupsi,” Suwanda SH di sela-sela pembagian stiker anti korupsi tersebut.