HITUNG CEPAT: Dari kiri; Imam Sanjaya, Eka Kusmayadi dan moderator saat memaparkan hasil survei yang dilakukan Pandawa Research. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HITUNG CEPAT: Dari kiri; Imam Sanjaya, Eka Kusmayadi dan moderator saat memaparkan hasil survei yang dilakukan Pandawa Research. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri belum mengumumkan hasil pilkada di daerah setempat, pasangan calon nomor urut 2 Joko Sutopo-Edy Santosa diklaim telah menjadi pemenang mengalahkan pasangan calon nomor urut 1 Hamid Noor Yasin-Wawan Setya Nugraha.

Hal itu berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) yang dilakukan oleh Pandawa Research. Lembaga tersebut menyatakan pasangan Joko-Edy meraih suara 53,79 persen di atas pasangan Hamid-Wawan yang hanya 46,21 persen.
”Kami tegaskan, ini bukan hasil resmi yang dikeluarkan KPU. Namun nantinya hasil yang keluar tidak jauh berbeda dengan angka tersebut,” ungkap Direktur Eksekutif Pandawa Research, Eka Kusmayadi dalam jumpa pers di Hotel Ciputra Semarang, Rabu (9/12).

Eka menjelaskan, survei awal dilakukan sejak April 2015 lalu. Dalam kurun waktu itu, terjadi persaingan yang cukup ketat hingga mencapai selisih 3 persen. Namun, faktor ketokohan dan juga suksesnya tim pemenangan menjadikan perbedaan dalam hasil yang didapatkan. ”Meskipun dikenal sebagai preman, pasangan nomor urut dua dikenal sebagai figur yang paling merakyat. Selain itu, mesin tim yang dimotori PDIP sangat efektif dalam melakukan pemenangan,” imbuhnya mewakili lembaga yang pernah menyatakan kemenangan pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko melalui survei pada Pilgub Jateng lalu.