Akan Diberlakukan Tiga Model SIM C

380
SIM ONLINE: Kapolda Jateng Irjen Nur Ali bersama Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Pimpinan Wilayah BRI Semarang Kurnia Chairudin saat peluncuran SIM online di Simpang Lima Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIM ONLINE: Kapolda Jateng Irjen Nur Ali bersama Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Pimpinan Wilayah BRI Semarang Kurnia Chairudin saat peluncuran SIM online di Simpang Lima Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIM ONLINE: Kapolda Jateng Irjen Nur Ali bersama Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Pimpinan Wilayah BRI Semarang Kurnia Chairudin saat peluncuran SIM online di Simpang Lima Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIM ONLINE: Kapolda Jateng Irjen Nur Ali bersama Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Pimpinan Wilayah BRI Semarang Kurnia Chairudin saat peluncuran SIM online di Simpang Lima Semarang. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MUGASSARI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng bakal menerapkan penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM) C. Nantinya akan diberlakukan tiga jenis SIM C, yakni SIM C1, C2 dan C3. Terutama untuk penggolongan motor berkapasitas besar atau motor gede.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Benyamin, mengatakan, penggolongan tersebut rencananya diberlakukan mulai 2016 mendatang. ”Ada tiga model baru untuk SIM C. Klasifikasi akan dibagi berdasarkan kapasitas silindernya,” terang Benyamin kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (7/12).

Dijelaskannya, klasifikasi C1 adalah motor dengan kapasitas silinder 250 cc-500 cc. Untuk C2 motor dengan kapasitas silinder 500 cc-750 cc. Sedangkan C3 kapasitas silinder di atas 750 cc. Pembuatan SIM baru tersebut dikhususkan untuk motor dengan kapasitas silinder besar. Sedangkan untuk SIM selain tiga jenis tersebut, tidak ada perubahan alias sama dengan peraturan sebelumnya (tetap SIM C).