DIRUGIKAN: Ketua Tim Pemenangan Sibagus, Joko Santoso menunjukkan isu black campaign yang mengatasnamakan dirinya. Isert: isi pesan black campaign. (Istimewa)
DIRUGIKAN: Ketua Tim Pemenangan Sibagus, Joko Santoso menunjukkan isu black campaign yang mengatasnamakan dirinya. Isert: isi pesan black campaign. (Istimewa)
DIRUGIKAN: Ketua Tim Pemenangan Sibagus, Joko Santoso menunjukkan isu black campaign yang mengatasnamakan dirinya. Isert: isi pesan black campaign. (Istimewa)
DIRUGIKAN: Ketua Tim Pemenangan Sibagus, Joko Santoso menunjukkan isu black campaign yang mengatasnamakan dirinya. Isert: isi pesan black campaign. (Istimewa)

SEMARANG –Kampanye hitam atau black campaign menerpa kubu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 3 Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus). Pelaku black campaign yang masih belum diketahui identitasnya itu menyasar Ketua Tim Pemenangan Sibagus Joko Santoso.

Dalam black campaign itu, oknum yang tidak bertanggungjawab menyebarkan isu money politic yang seolah-olah dilakukan Joko. Isu itu dilakukan dengan menyebarkan foto tangkapan layar (screen capture) percakapan di WhatsApp dan diposkan di tiga akun media sosial Facebook. Postingan itu, memperlihatkan percakapan antara Joko dengan seseorang. Topik yang dibahas dalam percakapan itu seputar persiapan ‘serangan fajar’.

Menyikapi hal itu, Joko didampingi pengacara Aris Septiyono melaporkannya ke Krimsus Polda Jateng Jalan Sukun, Sabtu (5/12). Kepada polisi, Joko mengadukan 3 akun yang digunakan untuk menyebarkan informasi palsu tersebut. “Saya tidak menggunakan media sosial WhatsApp. Kenapa dalam 3 akun Facebook yakni SSH, Guruh Saputra, dan Dico Tri Rosandi menyebarkan percakapan yang menggunakan nickname (nama alias) sama dengan saya yakni Joko JOSS. Tentu hal ini sangat merugikan saya,” ungkapnya, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Semarang.

Dalam akun FB tersebut, berita yang diposting, telah tersebar ke sejumlah Warga Kota Semarang. “Saya merasa terganggu karena pasca adanya postingan darinickname Joko JOSS, banyak teman terutama tim pemenangan dari pasangan Sibagus mempertanyakan, apa benar saya memposting itu. Karena, itu bukan buatan saya dan saya tidak pernah buat itu, maka saya pastikan itu palsu,” tegasnya. (amh/zal)