Belajar Dari Senior

387
Mutiara Hildani (Hanafi/jawa pos radar semarang)
Mutiara Hildani (Hanafi/jawa pos radar semarang)
Mutiara Hildani (Hanafi/jawa pos radar semarang)
Mutiara Hildani (Hanafi/jawa pos radar semarang)

BERKARIR dari bawah tidak membuat Mutiara Hildani, Sales Executive Hotel Santika Pekalongan ini minder. Justru bagi gadis kelahiran Banyuwangi ini, hal itu menjadi semangat untuk terus mengejar karir yang lebih tinggi lagi.

Sejak lulus dari SMK Negeri 1 Banyuwangi, dirinya langsung direkrut Hotel Santika Pandegiling Surabaya. “Saat itu saya baru magang, bahkan belum resmi lulus sudah mulai kerja di Santika,” ucap Tiara panggilan akrabnya. Tugas sebagai Food and Beverage service di bagian restoran dijalani dengan semangat penuh tanggung jawab.

Kemudian dirinya pindah ke Hotel Santika Jemursari, masih di Surabaya. Namun karirnya membaik saat ditawari menjadi marketing di Amaris Hotel Embong Malang, Surabaya, berupa hotel bintang dua masih di jaringan Santika Hotel. “Awalnya saya ragu dan bingung. Namun diyakinkan bahwa saya bisa. Akhirnya coba saya jalani, bahkan keterusan sampai sekarang,” ungkapnya.

Berprofesi baru yang diluar kemampuannya, Tiara tetap berjuang. Menjadi marketing, terus terang dirinya belajar otodidak. “Saya belajar dari senior. Melihat kinerja senior akhirnya bisa,” terang dia.

Setekah menguasai lapangan dan bidang kerjanya. Tiara diberi tantangan, di Amaris Hotel Sunset Road Bali. Di pulau eksotis tersebut dirinya cukup cocok, sehingga dijalani cukup lama.

Namun tantangan lain ditawarkan kepadanya, yaitu Santika Hotel Pekalongan. Walaupaun masih profesi yang sama, namun hotel yang dikelolanya kelasnya meningkat, yaitu bintang tiga.

Sering berpindah tugas menurutnya, akan dapat ilmu dan jaringan yang banyak. “Semoga ke depan, dengan terus belajar dan belajar saya bisa mencapai karir terbaik saya,” tandas anak bungsu dari empat bersaudara ini. (han/ric)