7 Proyek Pembangunan Terancam Mangkrak

Pemkab Siapkan Sanksi Blacklist

324
MANDEK : Proyek perbaikan jalan yang ada di Desa Darupono mandek dan kini mangkrak. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANDEK : Proyek perbaikan jalan yang ada di Desa Darupono mandek dan kini mangkrak. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANDEK : Proyek perbaikan jalan yang ada di Desa Darupono mandek dan kini mangkrak. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANDEK : Proyek perbaikan jalan yang ada di Desa Darupono mandek dan kini mangkrak. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Sebanyak tujuh proyek pembangunan infastruktur jalan diprediksi tak bisa tuntas tahun ini. Sebab, sesuai kontrak kerja, batas waktu pengerjaan proyek harus rampung pada 15 Desember 2015.

Kabid Bina Marga, Dinas Dinas Bina Marga Pengairan Sumber Daya Air Energi dan Mineral Pemkab Kendal, Sugeng Prayitno mengatakan, pihaknya akan menindak tegas kontraktor yang tidak mampu menyelesaikan proses pengerjaan tersebut. Pembayaran dilakukan sesuai dengan prosentase yang telah dikerjakan. “Kita juga akan melakukan blacklist kepada para kontraktor yang gagal menyelesaikan pengerjaan selama dua tahun,” katanya.

Menurutnya, tahun ini ada sekitar 58 proyek pengerjaan infastruktur yang dananya dialokasikan melalui APBD murni, sementara tujuh proyek dialokasikan melalui APBD perubahan. “ Beberapa memang diprediksi tidak selesai, ada juga kontraktor yang angkat tangan atau tidak sanggup menyelesaikan proyek pembangunan Jalan Kaliwungu Darupno yang beberapa tahun lalu longsor,” bebernya.

Proses pengerjaan proyek yang harus selesai pada 15 Desember, rencananya akan dibayarkan pada 18 Desember. Menurut Sugeng, saat ini surat pembayaran telah masuk pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD). “ Maksimal pembayaran akan dilakukan pada 18 Desember melalui DPPKAD,” tukasnya.