Produksi Ikan Tangkap Meningkat

286

BATANG-Produksi perikanan tangkap yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Batang terus mengalami kenaikan. Kalau pada tahun 2014 sebesar 25.682.257 kg dengan nilai raman sebesar Rp 80.026.280.700, maka tahun 2015 hingga Oktober nilai produksi sudah mencapai 24.301.712 kg denga nilai raman sebesar Rp 81.410.733.700.

“Kami optimistis, hingga akhir tahun 2015 ada kenaikan 27,5 persen dari pendapatan tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Batang, Achmad Taufiq kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (2/12) kemarin.

Menurutnya, peningkatan tersebut didukung oleh sarana dan prasarana yang mendukung aktivitas produksi ikan tangkap. Yakni, setelah Pemkab Batang merenovasi dan membangun tujuh Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yakni Klidang Lor I, Klidang Lor 2, Klidang lor 3, Roban Barat, Roban Timur, Celong dan Seklayu.

“Nelayan yang masih satu provinsi maupun nelayan luar provinsi banyak yang mendaratkan kapalnya di Kabupaten Batang, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan bagi Kabupaten Batang. Begitu juga dengan hasil tangkapan nelayan lokal,” katanya.

Untuk mendukung produksi nelayan, katanya, saat ini Pemkab Batang melakukan pengerukan di alur muara dengan Kapal Keruk Batang Bangkit. Harapannya, kapal berukuran 60–100 Gross Ton (GT) dapat masuk ke Pelabuhan Perikanan Batang dan Kolam Tambat Kapal I dan II. Selain itu, telah didirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) sebanyak tiga unit yakni SPBN Sigandu, SPBN AKR Mitra Nelayan dan SPBN KUB Ngupoyo Mino.

“Untuk menjaga ketertiban dan keamanan di TPI, dibentuk Tim Intensifikasi Produksi Perikanan Tangkap. Sehingga peningkatan perikanan tangkap berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Retribusi TPI,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Batang, Ir Supranoto mengatakan bahwa Batang merupakan bagian wilayah pesisir di Pantai Utara Jawa Tengah yang memiliki garis pantai sepanjang 38,75 km dengan sumberdaya ikan yang potenisal. “Potensi Perikanan di Batang sangat besar dengan jumlah nelayan sebanyak 11.765 orang yang terdiri atas 625 juragan dan 11.140 orang pandega dengan Aramada Perikanan Tangkap sebanyak 765 kapal dari berbagai ukuran GT Kapal,” terangnya. (mg29/ida)