(EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
(EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
(EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
(EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PERILAKU seksual remaja jadi fenomena yang menarik perhatian Rosyana Anggraini. Gadis yang akrab disapa Rosi ini khawatir dengan meningkatnya perilaku seksual bebas di kalangan remaja.

Menurut mahasiswi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini, kecenderungan itu terjadi karena remaja tidak mendapat informasi yang baik dari sumber terpercaya. Akibatnya, remaja mencari informasi sendiri di internet atau sumber lain.

”Idealnya, informasi diperoleh dari guru atau orang tua, sehingga terarah,” katanya, Selasa (1/12).

Ia memandang, pengetahuan adalah kunci untuk mengendalikan perilaku itu. Melalui pemahaman yang memadai, remaja akan tahu etika dan risiko hukum.

Dengan mengetahui bahwa free sex tidak baik, remaja diharapkan dapat menghindarinya. ”Jika ingin tahu tentang seks, langsung tanyakan kepada ahlinya, orang tua, guru, atau dokter. Bukan dengan cara mencoba-coba,” lanjutnya.