HIV/AIDS Rambah Ibu Rumah Tangga dan Balita

418
SOSIALISASI : Wabup Batang, Soetadi yang juga Ketua KPA Kabupaten Batang dalam seminar dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Selasa (1/12) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI : Wabup Batang, Soetadi yang juga Ketua KPA Kabupaten Batang dalam seminar dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Selasa (1/12) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI : Wabup Batang, Soetadi yang juga Ketua KPA Kabupaten Batang dalam seminar dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Selasa (1/12) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI : Wabup Batang, Soetadi yang juga Ketua KPA Kabupaten Batang dalam seminar dalam rangka Hari AIDS Sedunia, Selasa (1/12) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Batang juga terus meningkat. Yang lebih memprihatinkan adalah kalangan ibu rumah tangga masuk peringkat kedua penderita HIV/AIDS. Bahkan, balita sekarang sudah banyak yang terkena.

Bahkan berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Batang, telah terungkap jumlah penderita HIV/AIDS hingga 2015 ini sebanyak 645 orang. Terdiri atas penderita AIDS sbanyak 512 orang dan HIV sebanyak 133 orang.

“Mari kita dampingi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) agar tidak menular ke orang lain dan sekaligus memberikan semangat hidup kepada mereka,” kata Wakil Bupati (Wabup) Batang, Soetadi yang juga Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Batang.

Karena itu juga, katanya, peningkatan pengetahuan terhadap pelajar dan pemuda penting dilakukan untuk mencegah penularan HIV/AIDS. Sehingga generasi muda Indonesia ini sehat dan berkualitas. “Remaja sebagai benteng untuk generasi selanjutnya, harus mulai dilindungi dari lingkungan yang negatif,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (1/12) kemarin.