Gugatan Aida Noplie Dianggap Prematur

257

SEMARANG – Sidang gugatan yang dilakukan Aida Noplie Candra, mantan istri putra bos perusahaan rokok, Andy Setiawan terkait hak asuh atas anak pertamanya harus berakhir pilu karena Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang menolak gugatan yang dilayangkan Aida dan menyatakan menerima eksepsi dari pihak Andy Setyawan pada Selasa (1/12).

”Menimbang bahwa objek gugatan masih dalam proses pemeriksaan di tingkat Kasasi Mahkamah Agung (MA), maka untuk menghindari putusan yang bertentangan maka gugatan harus ditolak,” kata majelis hakim yang dipimpin, Bambang Setyanto.

Majelis menilai gugatan yang dilayangkan Aida tersebut prematur. Sebab, perkara perceraian dan hak asuh atas anak yang menjadi salah satu objek gugatan saat ini masih disidangkan di MA. Menurut majelis, gugatan tersebut seharusnya dilayangkan setelah perkara memiliki kekuatan hukum tetap. Sehingga, objek gugatan menjadi jelas dan tidak terjadi perbedaan hukum. ”Menyatakan, mengabulkan eksepsi penggugat, menolak gugatan penggugat dan memerintahkan penggugat membayar biaya perkara sebesar Rp 241.000,” sebut majelis.

Menanggapi putusan tersebut, kuasa hukum Aida Noplie Candra, Mieke Mariana Siregar menyatakan tidak akan berhenti dalam memperjuangkan hak kliennya bertemu dengan anaknya. Pihaknya juga akan menunggu proses sidang di MA dan mempelajari putusan itu. Mieke juga membenarkan jika proses perceraian dan hak asuh atas anak kliennya masih berjalan di MA. ”Ya kami memahami putusan majelis, karena secara prinsipil perkara ini memang belum memiliki kekuatan hukum tetap. Jika nanti MA sudah mengeluarkan putusan dan dirasa perlu melakukan gugatan, maka kami akan melakukannya lagi,” katanya.

Namun demikian, Mieke berharap pihak Andy Setiawan mau bermurah hati untuk membuka ruang kepada Aida menemui anaknya. Sebab, sebagai seorang ibu yang terpisah bertahun-tahun dengan buah hatinya pasti sangat rindu. ”Kami berharap meskipun gugatan kami ini ditolak hakim, pihak Andy Setyawan mau bermurah hati mengizinkan klien kami bertemu anak pertamanya,” ujarnya.

Terpisah, kuasa hukum Andy Setiawan, Anton Indradi mengaku sangat mengapresiasi putusan hakim tersebut. Menurutnya, memang benar gugatan yang dilakukan Aida tersebut prematur. ”Bahkan saat ini, keduanya belum dapat dikatakan resmi bercerai karena proses hukum atas perceraian dan hak asuh anak masih berjalan di tingkat kasasi,” tandasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya Aida Noplie Candra melaporkan mantan suaminya Andy Setiawan ke Mabes Polri pada 2015 lalu. Laporan itu dilakukan karena Andy dinilai menghalang-halangi Aida bertemu dengan putra sulungnya, Ritchie Anderson Tjhin yang diasuh oleh Andy. (jks/zal/ce1)