AJAK MATIKAN TV: Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Undip saat melakukan kampanye tentang dampak negatif tayangan televisi di SDN Ngesrep 02 Semarang, kemarin. (istimewa)
AJAK MATIKAN TV: Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Undip saat melakukan kampanye tentang dampak negatif tayangan televisi di SDN Ngesrep 02 Semarang, kemarin. (istimewa)
AJAK MATIKAN TV: Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Undip saat melakukan kampanye tentang dampak negatif tayangan televisi di SDN Ngesrep 02 Semarang, kemarin. (istimewa)
AJAK MATIKAN TV: Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Undip saat melakukan kampanye tentang dampak negatif tayangan televisi di SDN Ngesrep 02 Semarang, kemarin. (istimewa)

SEMARANG – Banyaknya tayangan televisi yang dianggap berbahaya bagi mental anak membuat mahasiswa FISIP Undip prihatin. Mereka melakukan kampanye ”Matikan TV mu, Buka Bukumu” dengan menyasar orang tua dan siswa SDN Ngesrep 02 Semarang.

Menurut Koordinator Aksi, Suzka Adiratna, kampanye dilakukan karena saat ini banyak tayangan dalam televisi yang memiliki dampak negatif. Banyaknya tayangan yang menyuguhkan kekerasan dapat berpengaruh kepada mental dan psikologis anak.

”Terlebih bagi anak yang menonton televisi secara berlebihan, mereka akan mempunyai kebiasaan melakukan perilaku imitasi dari apa yang mereka lihat,” ujar Suzka, Senin (30/11).