25.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Ribuan Massa Bergelora untuk Kemenangan Marmo-Zuber

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

”Di tiap TPS kami menyiapkan kader penggerak TPS, yang jumlahnya 15-20 orang. Dari mereka kami harapkan bisa mengajak orang dekatnya untuk mencoblos MAZU, minimal satu orang bisa mengajak lima orang,” kata Soemarmo.

Muhaimin Iskandar saat menyampaikan orasi mengatakan, pasangan Soemarmo dan Zuber menurutnya, merupakan sosok pemimpin yang pas untuk mengejar ketertinggalan Kota Semarang dibanding kota besar lain di Indonesia, seperti Surabaya dan Bandung.

”Dengan terpilihnya Marmo-Zuber, kita songsong kemajuan Kota Semarang, kesejahteraan masyarakat Semarang, dan pengembangan potensi Kota Semarang. Diakui atau tidak, selama ini Kota Semarang tertinggal dari kota besar lain. Untuk itu, saya instruksikan kepada jajaran pengurus dan kader PKB di Kota Semarang, warga NU, dan Fatayat NU untuk memilih MAZU di Pilwalkot Semarang 9 Desember nanti,” tegasnya.

Ki Enthus Susmono yang mendapat kesempatan berikutnya mampu menyedot perhatian simpatisan dan pendukung MAZU. Dalang kondang yang kini menjadi Bupati Tegal ini menegaskan, dirinya dan Soemarmo memiliki sejarah hidup yang hampir sama. Termasuk juga kesamaan dengan sejarah hidup Soekarno dan Nelson Mandela. ”Soekarno sebelum jadi Presiden Indonesia juga pernah masuk penjara, Nelson Mandela juga, Ki Entus sebelum jadi Bupati Tegal juga sebelumnya masuk penjara. Semoga nanti Pak Marmo juga bisa kembali jadi Wali Kota Semarang setelah sebelumnya masuk penjara,” tegasnya.

Dirinya berani menjamin Soemarmo tidak akan berbuat macam-macam ketika nanti menjadi Wali Kota Semarang. Dikarenakan, pejabat yang pernah masuk penjara tak mungkin mau mengulanginya lagi. ”Saya yang menjamin, nanti kalau Pak Marmo jadi wali kota tak akan korupsi, kolusi, nepotisme, maupun menerima gratifikasi. Pejabat yang sudah masuk penjara pasti tidak mungkin mau mengulanginya. Berbeda dengan pejabat yang masih belum masuk penjara karena belum konangan,” tegasnya disambut riuh tepuk tangan ribuan pendukung yang memadati GOR Tri Lomba Juang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -