SALURKAN KOMPENSASI : Penyaluran kompensasi sosial tahap II PT BPI di kantor Kecamatan Kandeman, Rabu (24/11) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALURKAN KOMPENSASI : Penyaluran kompensasi sosial tahap II PT BPI di kantor Kecamatan Kandeman, Rabu (24/11) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALURKAN KOMPENSASI : Penyaluran kompensasi sosial tahap II PT BPI di kantor Kecamatan Kandeman, Rabu (24/11) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALURKAN KOMPENSASI : Penyaluran kompensasi sosial tahap II PT BPI di kantor Kecamatan Kandeman, Rabu (24/11) kemarin. (ASYIK TABAH YANUARY/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-PT Bhimasena Power Indonesia (PT BPI) kembali menyalurkan kompensasi sosial kepada buruh tani dan petani penggarap terdampak pembangunan PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW. Pemberian kompensasi dilakukan di kantor Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (25/11) kemarin.

Para penerima dana tunai ini terdiri atas 511 buruh tani dan 241 petani penggarap yang terdampak di area power block PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW yang berasal dari Desa Karanggeneng, Ujungnegoro, dan Ponowareng. Dalam pembayaran kompensasi sosial kali ini, petani penggarap terdampak menerima kompensasi sebesar Rp 375.000 dan buruh tani terdampak menerima Rp 450.000.

PT BPI pun mengajak buruh tani dan petani penggarap yang sebelumnya tidak hadir, agar hadir di penyaluran pada hari ini. Pemberian kompensasi sosial bagi petani terdampak pembangunan PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW ini sudah diatur dalam Keputusan Bupati Batang Nomor 660.1/585/2015.