Agar Wajah Balai Kota Seimbang

204

BALAI KOTA – Penataan wajah lingkungan balai kota ditargetkan selesai akhir tahun ini. Seperti diketahui, pemkot melalui Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) melakukan penataan wajah dengan membangun gerbang belakang kompleks balai kota. Anggaran yang digunakan mencapai Rp 1,6 miliar.

”Sebenarnya akhir bulan ini sudah rampung namun kami harus menunggu pengerjaan jembatan oleh Dinas Bina Marga untuk melakukan finishing. Kebetulan pengerjaannya satu lokasi,” terang Kepala DTKP Kota Semarang Agus Riyanto.

Dijelaskan, pengerjaan gerbang belakang ini meliputi pembuatan gapura keluar masuk dengan lebar sekitar 8 meter. Selain itu, DTKP juga melakukan penataan landscape Kali Semarang yang berada persis di sampingnya. Kemudian mempercantik taman di Rusunawa Pekunden yang juga masih satu lokasi. Taman dan juga lampu di kawasan rusun itu dibuat lebih indah. ”Kami juga melakukan penataan jalan dengan mengganti lapisan aspal dengan paving agar lebih cantik,” tukasnya.

Agus menambahkan, penataan kawasan belakang kompleks balai kota ini dilakukan untuk membuat kondisi bagian depan belakang terlihat seimbang. Pasalnya selama ini muncul anggapan jika kondisi belakang terlihat lebih kotor dan kumuh.

Pemkot bahkan dinilai hanya memperhatikan bagian wajah depan dan mengabaikan bagian belakang. Terlebih selama ini, bagian belakang juga sering digunakan akses keluar masuk kendaraan karyawan dan pengunjung juga di halaman depan digunakan untuk acara. ”Kebetulan Jalan Pekunden juga digunakan akses warga yang hendak dan usai berbelanja di pusat perbelanjaan di samping balai kota, jadi kita tata sekalian,” tandasnya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Erry Sadewo menyambut baik penataan halaman belakang balai kota ini. Ia tidak menampik kesan kumuh yang muncul dari halaman belakang ini, yang sangat bertolak belakang dengan kawasan depan Balai Kota Semarang. ”Lebih bagus lagi jika bagian gudang atau penempatan barang-barang sitaan dan tidak terpakai di halaman depan itu dipindah dan dibuat gudang khusus untuk menyimpannya,” katanya. (zal/ce1)