KOMPAK: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal nomor urut 2, Mirna Annisa dan Masrur Masykur (Manis Bersyukur) dalam debat terbuka kandidat yang dihelat KPU di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Minggu (22/11) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal nomor urut 2, Mirna Annisa dan Masrur Masykur (Manis Bersyukur) dalam debat terbuka kandidat yang dihelat KPU di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Minggu (22/11) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal nomor urut 2, Mirna Annisa dan Masrur Masykur (Manis Bersyukur) dalam debat terbuka kandidat yang dihelat KPU di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Minggu (22/11) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KOMPAK: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal nomor urut 2, Mirna Annisa dan Masrur Masykur (Manis Bersyukur) dalam debat terbuka kandidat yang dihelat KPU di Gedung Paripurna DPRD Kendal, Minggu (22/11) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Debat terbuka kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal yang digelar KPU Kendal, Minggu (22/11) berlangsung cukup sengit. Kedua pasangan calon (paslon) beradu program dan visi misi serta saling mengkritisi dan memberikan masukan. Namun dalam forum debat tersebut, pasangan nomor urut 2, Mirna Annisa-Masrur Masykur (Manis Bersyukur) berklaim lebih unggul. Hal itu tampak dari pasangan baru yang membawa jargon ‘Untuk Perubahan Kendal’ yang sangat kompak dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan moderator ataupun pesaingnya.

Mirna dan Masrur mampu menjabarkan secara rinci, program-program selama lima tahun ke depan. Bahkan keduanya mampu menghipnotis ratusan penonton yang hadir di ruang paripurna maupun ribuan warga yang menyaksikan lewat layar di halaman DPRD Kendal.

Pasangan tersebut selalu menguatkan jawaban dan sanggahan kepada paslon lain. Sementara paslon lain hanya didominasi pernyataan cabup saja yang merupakan calon incumbent. Sedangkan cawabubnya, selama debat terbuka kandidat berlangsung dari awal sampai akhir hanya diam saja.