Dibangun Dua Perusahaan

357
DORONG KIK: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowomo (tengah) bersama Busines Development Director PT Jababeka, Hyanto Wihadhi (kanan) saat meninjau lahan PT KIK di Kaliwungu, Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DORONG KIK: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowomo (tengah) bersama Busines Development Director PT Jababeka, Hyanto Wihadhi (kanan) saat meninjau lahan PT KIK di Kaliwungu, Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DORONG KIK: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowomo (tengah) bersama Busines Development Director PT Jababeka, Hyanto Wihadhi (kanan) saat meninjau lahan PT KIK di Kaliwungu, Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DORONG KIK: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowomo (tengah) bersama Busines Development Director PT Jababeka, Hyanto Wihadhi (kanan) saat meninjau lahan PT KIK di Kaliwungu, Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Meksi terkendala pemebasan tanah, PT Kawasan Industri Kendal (KIK) tetap nekat untuk membangun perusahaan yang sudah masuk kepada mereka. Saat ini sudah ada lima perusahaan yang masuk, dua diantaranya sudah mulai dibangun.

Busines Development Director PT Jababeka, Hyanto Wihadhi menyatakan jika jika PT KIK sebagai salah satu dari perusahaan milik PT Jababeka saat ini akan fokus pada pemasaran kawasan. Sehingga keberadaan KIK sebagai bisa segera dirasakan masyarakat.

Yakni untuk penyerapan tenaga kerja daerah, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kalau pembebasan lahan, kami yakin akan memakan waktu lama. Karena lahan yang kami butuhkan sesuai rencana pembangunan (site plan) sangat luas. Jadi saat ini kami fokus untuk pembangunan perusahaan yang sudah masuk,” ujar Hyanto saat meninjau lokasi bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kemarin.