Ajak Siswa Go Green

454
Yohanes Eko Nugroho, S.Pd
Yohanes Eko Nugroho, S.Pd
Yohanes Eko Nugroho, S.Pd
Yohanes Eko Nugroho, S.Pd

BEBERAPA hari lalu, ada sekelompok siswa yang sedang menikmati jam istirahat, bertanya sambil kipas-kipas; “Pak, apakah suhu bumi akan meningkat terus, panas banget pak?” Saya hanya menjawab singkat; “Ya, tergantung kita, mau naik terus apa tidak?” Siswa lain, menyelutuk; “Global warming ya pak?” Belum sempat, saya menjawab, siswa lain lagi menyela; “Go green pak!” Saya tersenyum dan balik bertanya; “Apakah kalian sudah menamam pohon di rumah, walaupun hanya pohon kecil, contohnya cabai?” Semua siswa hanya tersenyum.

Mereka tahu banyak hal tentang global warming dan go green, tapi tidak tahu bahwa pemanasan suhu bumi menjadi tanggung jawab semua penghuni bumi, termasuk para siswa. Lantas, saya memberikan komparasi sederhana.

“Coba kalian lihat rumah saya, rumah kecil dengan halamannya yang sempit, tetapi rimbun oleh tanaman. Meskipun medianya mayoritas berupa pot. Bukan sekadar hobi, namun suplai oksigen dari rimbun pepohonan ke atmosfer adalah tujuan yang utama. Faktanya, rumah di depan rumah saya, tanpa satupun tanaman dan ketika berkunjung di rumah tersebut, terasa sekali gerah dan panas. Berbeda ketika berada di dalam rumah saya, terasa adem dan sejuk untuk bernapas, karena kaya oksigen yang berasal dari rimbunnya pepohonan.”