PENGARAHAN: Kepala Kejaksaan Negeri Semarang Asep Nana Mulyana dalam acara Forum PPID di Ruang Komisi A dan B Balai Kota Semarang, Jumat (20/11). (Humas for Jawa Pos Rase)
PENGARAHAN: Kepala Kejaksaan Negeri Semarang Asep Nana Mulyana dalam acara Forum PPID di Ruang Komisi A dan B Balai Kota Semarang, Jumat (20/11). (Humas for Jawa Pos Rase)
PENGARAHAN: Kepala Kejaksaan Negeri Semarang Asep Nana Mulyana dalam acara Forum PPID di Ruang Komisi A dan B Balai Kota Semarang, Jumat (20/11). (Humas for Jawa Pos Rase)
PENGARAHAN: Kepala Kejaksaan Negeri Semarang Asep Nana Mulyana dalam acara Forum PPID di Ruang Komisi A dan B Balai Kota Semarang, Jumat (20/11). (Humas for Jawa Pos Rase)

BALAI KOTA – Pemerintah harus bisa transparan, tidak menutup-nutupi segala bentuk informasi. Jika ada yang ditutup-tutupi maka ada kecenderungan penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu perlu adanya dorongan keterbukaan informasi.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Semarang, Asep N Mulyana dalam acara Forum PPID di Ruang Komisi A dan B Balai Kota Semarang, Jumat (20/11). ”Saat ini bukan zamannya lagi tertutup. Saya yakin, jika ada yang ditutup-tutupi itu pasti ada kecenderungan penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi harus benar-benar dilakukan karena bertujuan untuk mendorong partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik, serta mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.