Polda Pastikan 36 Warga Jateng Tak Terlibat ISIS

334

BARUSARI – Kepolisian Daerah Jateng menegaskan terkait sebanyak 36 warga Jateng yang dikabarkan sempat ditahan oleh pihak Malaysia, tidak ada kaitannya dengan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Sebanyak 36 WNI yang seluruhnya merupakan warga Jawa Tengah, masing-masing berasal dari Solo 14 orang, Semarang 7 orang, Kudus 7 orang, Jepara 4 orang, Pekalongan 3 orang, dan Cilacap 1 orang, hanya akan melakukan perjalanan ziarah. ”Mereka hendak berangkat ke Iran untuk ziarah keluarga. Tidak ada kaitannya dengan ISIS,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto, kemarin.

Dikatakannya, pihak kepolisian Indonesia telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Malaysia, diperoleh informasi bahwa mereka sudah melanjutkan perjalanan ke Iran dan akan kembali 7 Desember 2015 mendatang. ”Pihak Malaysia menahan dulu karena mencurigai saja,” katanya.

Penahanan 36 WNI oleh pihak otoritas bandara di Malaysia bermula saat ke 36 warga asal Jawa Itu berangkat menuju Iran melalui Bandara International Ahmad Yani Semarang. Namun setelah singgah di Malaysia, para WNI itu kemudian ditahan serta dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Malaysia. Mereka dicurigai karena tujuan mereka menuju negeri Timur Tengah, Iran.

Isu yang sempat berembus, rombongan tersebut dikaitkan akan bergabung dengan kelompok radikal ISIS. Sedangkan untuk pemulangan sebanyak 36 warga Jawa Tengah tersebut ke Indonesia, lanjut Liliek, pihaknya masih terus akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Kedutaan RI di Malaysia. (amu/zal/ce1)