Pemkot Semarang Pelopori Sistem Host to Host

269
PIONIR: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mencoba sistem Host to Host dalam launching di kantor Kasda DPKAD Kota Semarang, kemarin. (Ist)
PIONIR: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mencoba sistem Host to Host dalam launching di kantor Kasda DPKAD Kota Semarang, kemarin. (Ist)
PIONIR: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mencoba sistem Host to Host dalam launching di kantor Kasda DPKAD Kota Semarang, kemarin. (Ist)
PIONIR: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mencoba sistem Host to Host dalam launching di kantor Kasda DPKAD Kota Semarang, kemarin. (Ist)

BALAI KOTA – Satu lagi terobosan yang dilakukan Pemkot Semarang setelah sebelumnya meluncurkan pelayanan dan penerbitan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) secara online, kini Pemkot Semarang me-launching sistem Host to Host dalam pembayaran penerimaan daerah yang bekerja sama dengan Bank Jateng.

Kepala DPKAD Yudi Mardiana mengatakan, sistem Host to Host diharapkan bisa memicu masyarakat untuk membayar pajak lantaran kemudahan transaksi yang diberikan. ”Dengan sistem baru ini masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang bayar pajak. Kemudahan sistem ini bisa meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Yudi menargetkan penerimaan pajak 2016 ini lebih dari Rp 1 triliun. Sedangkan target untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 1,2 triliun dan APBD 2016 Rp 4 triliun. ”Saat ini penerimaan pajak sekitar Rp 850 miiliar. Semoga dengan adanya sistem host to host yang dikembangkan Bank Jateng ini penerimaan pajak bisa lebih dari Rp 1 triliun,” tandasnya.