BELUM BERIZIN: Keberadaan Go Jek mulai beroperasi di Kota Semarang. Salah seorang penumpang tengah memakai jasa Go Jek. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
BELUM BERIZIN: Keberadaan Go Jek mulai beroperasi di Kota Semarang. Salah seorang penumpang tengah memakai jasa Go Jek. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
BELUM BERIZIN: Keberadaan Go Jek mulai beroperasi di Kota Semarang. Salah seorang penumpang tengah memakai jasa Go Jek. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
BELUM BERIZIN: Keberadaan Go Jek mulai beroperasi di Kota Semarang. Salah seorang penumpang tengah memakai jasa Go Jek. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) secara tegas melarang Go Jek beroperasi di wilayah Kota Semarang. Pasalnya Go Jek tidak mengantongi izin sebagai alat transportasi.

”Go Ojek hanya memiliki izin sebagai Informasi Teknologi (IT) saja dari pusat atau sebagai pengembangan IT pengusaha Go Ojek. Dan itu bukan merupakan alat transportasi, karena di dalam Undang-Undang tidak diatur, termasuk aturan di pemerintah daerah,” ungkap Kepala Dishubkominfo Kota Semarang, Agus Harmunanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (20/11) kemarin.

Selain tidak mengantongi izin transportasi, lanjut Agus, beroperasinya Go Jek juga dinilai merusak alat transportasi di Kota Semarang yang sudah tertata. Bahkan pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas dengan cara menghentikan operasional Go Jek di Semarang. ”Jika nantinya diputuskan untuk diperbolehkan, maka pemerintah akan mengatur regulasi pengoperasian Go Jek. Namun jika memang dilarang, maka akan diambil tindakan tegas berupa penutupan usaha. Sebab, mereka mengubah tatanan transportasi yang sudah berjalan di Kota Semarang,” tegasnya.