DEMAK—Besaran upah minimum kabupaten (UMK) wilayah Demak disepakati sebesar Rp 1.745.000 per bulan. Ini ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Peraturan Pemerintah (PP). Selain itu, penetapan itu juga telah disepakati elemen serikat pekerja termasuk Gerakan Buruh Demak (Gebrak) yang dikomandani Jangkar Puspito.

Sebelumnya, Pemkab Demak mengusulkan besaran UMK Demak sebesar Rp 1.630.000 per bulan. Mengetahui besaran tersebut, kalangan buruh di Kota Wali sempat menolak dan melakukan aksi unjukrasa.

Sekda Pemkab Demak, dr Singgih Setyono MMR, mengatakan, dalam perkembangannya, UMK Demak sebesar Rp 1.745.000. Besaran itu nomor dua setelah Kota Semarang. “Harus bersyukur, karena UMK Demak cukup tinggi dibandingkan daerah lainnya,”katanya, kemarin.

Dia berharap, dengan besaran UMK itu, elemen serikat pekerja tidak melakukan demo lagi. (hib/aro)