Harga Emas Turun Rp 20 Ribu/Gram

464
SEPI PEMBELI : Penurunan harga emas masih belum meningkatkan daya beli masyarakat. Sebagaimana terlihat di beberapa toko emas di Kranggan Kota Semarang, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI PEMBELI : Penurunan harga emas masih belum meningkatkan daya beli masyarakat. Sebagaimana terlihat di beberapa toko emas di Kranggan Kota Semarang, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI PEMBELI : Penurunan harga emas masih belum meningkatkan daya beli masyarakat. Sebagaimana terlihat di beberapa toko emas di Kranggan Kota Semarang, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEPI PEMBELI : Penurunan harga emas masih belum meningkatkan daya beli masyarakat. Sebagaimana terlihat di beberapa toko emas di Kranggan Kota Semarang, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG–Menjelang akhir tahun, harga emas anjlok hingga Rp 20 ribu per gram. Meski begitu, kata pengurus Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Kota Semarang, Bambang Yuwono, masih sedikit masyarakat yang membeli emas ketika masih dibandrol murah seperti sekarang.

“Idealnya, penurunan harga diikuti dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Tapi, saat ini masih belum ada pembelian besar-besaran. Bisa jadi, seperti tahun-tahun sebelumnya, daya beli terhadap emas memang menurun menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru,” tuturnya.

Ditambahkan Bambang, tradisi masyarakat untuk membeli emas itu sebenarnya sudah bagus terlebih untuk investasi. Meski demikian, sebagian dari masyarakat sudah menyadari kondisi tersebut, mereka memilih untuk berinvestasi emas karena sewaktu-waktu mudah dijual kembali terutama jika membutuhkan dana mendadak.