BALAI KOTA – Sebanyak 68 ribu titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di Kota Semarang belum ideal. Pemkot Semarang mengaku kesulitan melakukan standardisasi terkait JPU tersebut. Sejumlah faktor yang menjadi kendala adalah minimya sarpras dan personel.

Kabid PJU Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR) Kota Semarang, Willar Haruman mengakui masih mengalami banyak kendala untuk melakukan standardisasi PJU yang mengalami masalah. Menurutnya, saat ini sarana dan prasarana yang dimilikinya masih minim atau belum ideal untuk standardisasi kerja.

”Personel juga masih kurang, kita hanya memiliki 35 orang yang terbagi menjadi 7 sektor di seluruh 16 kecamatan. Kalau idealnya kan setiap kecamatan ada 1 sektor 3 petugas. Sedangkan kendaraan truk hanya 6 unit dan yang 2 unit rusak. Sehingga kalau terjadi persoalan di lapangan ya nunggu giliran,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis, (19/11) kemarin.

Dia membeber, jumlah PJU yang terpasang di seluruh Kota Semarang mencapai 74 ribu titik. Sedangkan dalam program ke depan untuk tahun 2016 pihaknya akan melakukan optimalisasi PJU sepanjang Kalibanteng hingga perbatasan Mangkang dengan jumlah mencapai 311 titik PJU.

”Memang di tahun 2016 ini PJPR mendapat anggaran sebesar Rp 41miliar dari APBD murni Kota Semarang. Sedangkan Rp 11 miliar nanti untuk pemasangan PJU dan untuk anggaran perawatan dan pengelolaan,” katanya.

Diakuinya, dari 74 ribu PJU yang tersebar di seluruh Kota Semarang memiliki daya penerangan yang bervariasi. Menurutnya ukuran daya tersebut menyesuaikan lokasi ruas jalan dan standarnya. Sedangkan daya untuk jalan utama mencapai ukuran 200 watt. ”Kalau jalan utama standarnya 200 watt, tapi kita sudah memakai 250 watt. Jalan kecil yang tadinya 40 watt kita sudah memakai 70 watt,” ujarnya.

Sementara, anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengakui telah menganggarkan sebanyak Rp 41 milar kepada Dinas PJPR Kota Semarang melalui APBD murni 2016. Sedangkan, 60 persen atau Rp 28 miliar di antaranya untuk pengelolaan dan perawatan PJU di penjuru Kota Semarang.