Sebelum Diklat, Minta Doa Suami

Pegawai Kemenhub Meninggal saat Diklat

411
BERDUKA: Jenazah Dyah Umiyarti Purnamaningrum, pegawai Kementerian Perhubungan RI saat diberangkatkan ke TPU Desa Pucang Rejo, Gemuh, Kendal, kemarin. Inzet: Dyah Umiyarti Purnamaningrum. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERDUKA: Jenazah Dyah Umiyarti Purnamaningrum, pegawai Kementerian Perhubungan RI saat diberangkatkan ke TPU Desa Pucang Rejo, Gemuh, Kendal, kemarin. Inzet: Dyah Umiyarti Purnamaningrum. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERDUKA: Jenazah Dyah Umiyarti Purnamaningrum,  pegawai Kementerian Perhubungan RI saat diberangkatkan ke TPU Desa Pucang Rejo, Gemuh, Kendal, kemarin. Inzet: Dyah Umiyarti Purnamaningrum. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERDUKA: Jenazah Dyah Umiyarti Purnamaningrum, pegawai Kementerian Perhubungan RI saat diberangkatkan ke TPU Desa Pucang Rejo, Gemuh, Kendal, kemarin. Inzet: Dyah Umiyarti Purnamaningrum. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Isak tangis mewarnai pemakaman Dyah Umiyarti Purnamaningrum, 41, di kampung halamannya Desa Pucang Rejo RT 02 RW 03, Kecamatan Gemuh, Kendal, Rabu (18/11) sekitar pukul 10.00 kemarin. Pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut meninggal saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AL di Grati, Kabupaten Pasuruan, Selasa (17/11) malam lalu.

Jenazah Dyah sendiri tiba di rumah duka Rabu (18/11) dini hari. Setelah disucikan, jenazah Dyah langsung dimakamkan dengan upacara pemberangkatan yang dihadiri ratusan pelayat dan teman kerjanya. Sejumlah petinggi Kementerian Perhubungan tampak hadir di rumah duka.

Suami Dyah, Usman Effendi, 51, tampak tegar melihat istri tercintanya terbujur kaku. Ia mengaku sudah ikhlas melepas kepergian Dyah yang kemarin diantar segenap keluarga dan rekan kerjanya ke tempat peristirahatan terakhir. ”Saya ikhlas, Mas, mungkin sudah begitu jalannya,” katanya singkat.