Diserang Kampanye Hitam, Hendi Tersenyum

285
MENGHASUT: Salah satu SMS yang menyudutkan calon Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita. (ISTIMEWA)
MENGHASUT: Salah satu SMS yang menyudutkan calon Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita. (ISTIMEWA)
MENGHASUT: Salah satu SMS yang menyudutkan calon Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita. (ISTIMEWA)
MENGHASUT: Salah satu SMS yang menyudutkan calon Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita. (ISTIMEWA)

SEMARANG – Suhu politik di Kota Semarang kian memanas menjelang hari pencoblosan pemilihan wali kota Semarang pada tanggal 9 Desember. Hal ini terlihat dari meningkatnya praktik kampanye hitam. Salah satunya yang menghantam pasangan calon wali kota petahana dan wakil wali kota nomor urut 2, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu. Setelah alat peraga kampanye milik pasangan calon nomor urut 2 dirusak di sejumlah daerah di Kota Semarang beberapa waktu lalu, kini warga Semarang diramaikan dengan kiriman SMS berantai untuk menyudutkan Hevearita, yang merupakan satu-satunya calon wakil wali kota wanita.

Isi pesan singkat tersebut menghasut masyarakat untuk tidak memilih pemimpin perempuan karena selama ini perempuan dianggap hanya sebagai ’kanca wingking’. Dalam pesan itu juga disebutkan bila selama ini Kota Semarang tidak punya sejarah dipimpin oleh seorang perempuan, sehingga harus memilih pria yang direstui oleh partai Islam.