KENDAL – Pemerintah Kabupaten Semarang benar-benar mulai memperhatikan sector pendidikan. Mulai tahun depan, rencananya siswa sekolah dari SD, SMP dan SMA bakal gratis. Ini terbukti dengan telan dibahasnya alokasi dana pendamping Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2016.

Semua generasi muda di Kendal wajib belajar gratis 12 tahun. Sejumlah elemenpun merespon positif dengan kebijakan tersebut. Anggota Komisi D DPRD Kendal, Ainurrohim mengatakan dana dana pendamping BOS sudah masuk RAPBD 2016. Tapi jumlahnya masih dalam pembahasan dewan. “Dana pendamping BOS ini untuk memenuhi semua kebutuhan sekolah, sehingga sekolah gratis bisa dilaksanakan,”katanya saat paripurna di DPRD Kendal, kemarin.

Dia menambahkan, rencana sekolah gratis 12 tahun merupakan Perda Inisiatif yang telah disetujui semua fraksi di DPRD Kendal dan pihak eksekutif. Kebijakan ini akan diberlakukan tahun 2016 dengan dana pendampingan BOS. “Perda ini telah disetujui oleh semua fraksi dan pemkab Kendal, jadi tinggal dilaksanakan saja,” jelasnya.

Meski besaran anggaran masih dibahas, tapi anggaran yang bakan dikucurkan bisa cukupi kebutuhan sekolah. Sehigga tidak boleh ada lagi sumbangan atau pungutan seperti SPI. “Untuk itu Pemda harus bisa mengatasi jika ada sekolah yang masih menariknya. Serta harus ditindak tegas dengan diberi sanksi,”tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal Muryono, mengatakan dana pendamping BOS yang dianggarkan di RAPBD 2016 jumlahnya sekitar Rp 45 miliar yang akan mengakomodir semua kebutuhan sekolah. Namun menurutnya, yang benar-benar bisa gratis, hanya SD dan SMP, sedangkan untuk SMA dan SMK belum bisa gratis seratus persen. “Kemungkinan utuk SD SMP bisa gratis, kalau SMA dan SMK yang penting terjangkau di semua sekolah di Kabupaten Kendal,” tambahnya. (den)